Osu....!!!
Selamat datang di blog resmi Pengprov KKI Bali semoga blog ini berguna bagi seluruh keluarga besar Kushin Ryu M Karatedo Indonesia.
Kami menunggu kritik dan saran demi kemajuan blog ini dan tentunya kemajuan KKI
Setelah mendapatkan surat dari PP KKI Pengprov KKI Bali segera memanggil atlet-atlet untuk persiapan Kejurnas KKI 2010 di Cibubur. Atlet KKI bali ini secara resmi melakukan TC sentralisasi di Dojo PLN setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu dengan materi teknik dan simulasi pertandingan. Untuk fisik TC dilakukan di Kantor Puspem Badung setiap hari Senin.
Pengprov KKI Bali juga telah menunjuk Pelatih Parta Wijaya (Dan III) ditemani Asisten pelatih Chris Budhi (DAN III) dan diawasi langusung oleh sensei Ardy Ganggas selaku Ketua Dewan Guru KKI Bali.
Atlet KKI yang dipanggil adalah atlet muda yang mempunyai potensi secara teknik dan fisik dan atlet-atlet ini juga merupakan para juara pada saat Porprov 2009. Dengan waktu persiapan yang sangat minim Pengurus Provinsi KKI Bali berharap atlet bisa memberikan hasil terbaiknya saat Kejurnas KKI 2010.
Di sela acara pembukaan Gashuku dan Ujian DAN Se- Bali dan Nusra Pengurus Provinsi Bali Kushin Ryu M Karatedo Indonesia memeberikan penghargaan bagi atlet dan pelatih yang berprestasi.
Penghargaan ini diberikan kepada Gustisa Wisnu sebagai atlet berprestasi pada O2SN peraih perak kata putra, Atlet lain yang juga diberikan piagam penghargaan diberkian kepada Aditya Putra Thama yang telah memperoleh medali emas kumite junior -76 Kg putra pada Piala Mendagri dan mendiknas yang berlangsung awal bulan agustus ini.
Sedangkan untuk pelatih Pengrov KKI Bali juga memberikan peiagam penghargaan kepada 3 orang pelatih diantaranya, Sempai Ariana (DAN IV) yang sebagai pelatih dari Gustisa Wisnu, Sempai AA. Udayana (DAN III) sebagai pelatih dari Aditya Putra Thama dan sempai Putu Chris Budhi Setyawan Sst.Par (DAN III) sebagai pelatih dan official yang telah sukses mengantarkan Aditya Putra sebagai juara 1 pada Piala Mendagri.
Menurut Sensei Ardy Ganggas yang merupakan Ketua Dewan Guru Bali dan Pusat Piagam Penghargaan ini diberikan agar lebih memotivasi atlet dan pelatih yang lain untuk lebih giat latihan dan bagi pelatih tentunya akan memotivasi agar lebih semangat unutk mencetak atlet-atlet yang berprestasi yang mampu mengharumkan nama perguruan dan daerah.
Setelah hari ketiga kejuaraan berlangsung dan merupakan hari terakhir akhirnya FORKI Bali menambah koleksi medalinya. Dan tidak tanggung-tanggung lagi lewat atlet Aditya Putra Thama (perguruan KKI) yang bermain di kelas -76 Kg Putra Junior mampu menjadi yang terbaik di kelasnya setelah di partai final mengalahkan lawannya darai Jawa Barat.
Kemenagan ini disambut dengan suka cita oleh selurih Team FORKI Bali sekaligus membuktikan bahwa Bali masih diperhitungkan oleh daerah lain untuk cabang olah raga beladiri Karate ini.
Kemenangan Adit ( panggilan akrab Aditya) sekaligus membuat dia memperoleh tiket untuk ikut dalam Best Of The Best untuk memperubutkan Piala Mendagri. Jadi dalam Best Of the Best ini yang berhak turun hanya atlet yang mendapatkan juara 1 di kelas masing-masing.
Namun sayang Adit belum mampu mempersembahkan Piala Mendagri itu untuk masyarakat Bali. Menurut pelatihnya Chris Budhi yang mendampingi Adit saat Best of the best, Adit seperti kehilangan semangat bertanding padahal dari segi teknik dan fisik adit ga jauh beda dengan lawannya.
Semangat BUSHIDO saya lihat di adit tidak seperti waktu dia bermain di kelas sambung chris budhi.
Rencana semula Team FORKI Bali Piala Mendagri XIII dan Mendiknas II yang akan dilepas langsung oleh bapak Ketua KONI Bali batal namun diwakili oleh sekretaris KONI Bali.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh sekretaris KONI Bali, Bapak ketua menyampaikan agar atlet yang bertanding ini tidak kenal menyerah ( puputan ) karena sudah membawa nama daerah Bali.
Ketua KONI juga menyampaikan sang juara sejati adalah orang yang menghargai lawannya. Dalam Team FORKI Bali ini beberapa atlet berasal dari perguruan KKI.
Atlet KKI itu antara lain Indri ( Kumite – 60 Kg under 21 putri ), Rani Heltrina (Kumite – 58 under 21 putri ), Aditya Putra Thama ( Kumite -76 Kg Putra Junior) Wawan suyastawan ( kumite -61 Kg Putra Junior), Evayanti (kumite -55 Kg putri Junior), Rebeqa ( kumite -48 Putri Junior ), Yoga ( kumite -68 putra junior), Yulius ( +76 Kumite under 21).
Keberangkatan Team FORKI Bali ini akan ditangani oleh 3 Pelatih yaitu Wayan Ardika ( Lemkari), Nyoman Sumayasa ( Inkai) dan Chris Budhi ( KKI ), Team ini akan bertolak ke lampung besok dengan pesawat Batavia Air, dan rencana akan kembali ke Bali pada tanggal 3 Agustus 2009 dengan pesawat Batavia air juga.
Selamat Jalan dan selamat Berjuang Harumkan nama daerah dan perguruan KKI di Nasional.
Setelah sekian lama Majelis Sabuk Hitam Bali belum pernah berkumpul akhirnya kemarin Juli 11, 2009 hanya dengan sms berantai kurang lebih sekitar 150 orang anggota sabuk hitam dan keluarga besar KKI bali bisa berkumpul.
Acara yang di gagas oleh pengprov KKI Bali disamping bertujuan sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga dipakai sebagai ajang pemantapan dan penyeragaman teknik dari aliran Kushin Ryu itu sendiri. read more…
Dibawah bimbingan dan pelatihan dari pelatih Sensei Ardy Ganggas dan sensei Ajus beberapa atlit yang akan turun di PORPROV 2009 ini, Walaupun atlit yang dikumpulkan ini nantinya akan dikembalikan ke daerah-daerah masing-masing yang mereka bela pada Porprov 2009 ini namun diharapkan kekompakan dan kebersamaan antar sesama karateka KKI khususnya mampu tetap terjaga.
Program latihan bersama ini memang sangat penting diadakan disamping itu mampu mengetahui peta kekuatan dan tentunya akan sangat mudah untuk menentukan strategi untuk perguruan KKI khususnya yang sudah kira-kira 3 kali pelaksanaan Porda ( sekarang di ganti Porprov) atau sekitar 8 tahun belakangan ini masih mendominasi.
Tentunya akan menjadi tantangan dan beban yang sangat berat bagi seluruh atlet yang berjuang pada porprov 2009 ini. Jadi disamping dia juga membawa beban bagi dirinya sendiri sebagai seorang atlet harus menjadi juara, atlet juga membawa beban nama daerah dan tentunya secara tidak langsung akan membawa nama perguruan yaitu KKI.
Sensei Ardy Ganggas dan juga sensei Ajus sudah secara tegas mengatakan kita harus rebut kembali gelar juara umum secara keseluruhan dimanapun, mewakili apapun itu yang jelas kalian harus bawa ke puncak tertinggi nama perguruan kalian imbuh sensei Ardy Ganggas sambil menutup latihan ini dengan berpose bersama dan meneriakkan yel-yel ” HIDUP KKI …. HIDUP KKI…. KKI YES !!! “
Perguruan Tinggi Se-Bali Ikut Terlibat
Singaraja, Bertempat di Kampus Tengah Universitas Pendidikan Ganesha, Undiksha Singaraja di gelar Pekan Olahraga Mahasiswa disingkat Pomda Pertama Se-Bali dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Bali.
Mengambil tema menumbuhkan budaya sportivitas, disiplin untuk meraih prestasi dan memperkuat rasa persatuan, Pekan Olah Raga mahasiswa Daerah Bali I, dibuka dengan pelepasan balon udara oleh Bupati Buleleng Putu Bagiada.
“Pomda yang baru pertama kali diadakan untuk kalangan perguruan tinggi negeri dan swasta di bali agar menjadi kalender tahunan dan dimanfaatkan untuk menjaring bibit-bibit atlit yang nantinya bisa berbicara di tingkat nasional maupun internasional. “ungkap Bupati Bagiada.
Rektor Undiksa DR I Nyoman Sudiana mengatakan pelaksanaan Pomda kali ini mempunyai nilai strategis dalam pembentukan insan intelektual serta mengasah kecerdasan koneksititas.
“Pomda yang mempunyai nilai strategis dalam pembentukan jati diri dan karakter mahasiswa sebagai bangsa indonesia yang berdaulat dan maju, serta memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan. “
“Kegiatan Pomda yang melibatkan sekitar 172 atlit dengan 9 cabang olah raga seperti atletik, sepak takraw, pencak silat, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, karate, renang, dan catur. “papar Ketua panitia Pomda I Putu Sriarta.
Pomda yang digelar pertama kali ini memperebutkan 94 medali emas untuk sembilan cabang olah raga yang dipertandingkan para atlit dan official. ( Sumber : Berita Bali )
KKI Badung Juara Umum DEBES CUP I
KUTA – Tim Kushin Ryu Karate-Do Indonesia (KKI) Badung menunjukkan diri sebagai tim terbaik se-Bali. Itu mereka buktikan dengan berhasil menjuarai kejurda KKI Debes Cup I yang berlangsung pada 11-12 April lalu di Gedung I Ketut Maria Tabanan. Tim asal Kabupaten Keris ini menggondol medali terbanyak dengan 6 emas, 7 perak, dan 13 perunggu. Kejurda KKI mempertandingkan berbagai kelas.
Mulai dari pra pemula, usia dini, kadet, junior, dan senior baik Kata maupun Kumite. Hasil akhir, runner up diduduki oleh KKI Jembrana, dan ketiga tuan rumah KKI Tabanan. Keberhasilan Badung sendiri, adalah hasil sumbangsih empat dojo, yakni Dojo Harapan, Dojo Ungasan, Dojo Patriot, serta Dojo Gotong Royong. Dari keseluruhan, Dojo Gotong Royong menjadi penyumbang medali terbanyak. Karateka asal Dojo pimpinan Nahazai Meok ini menyumbang 4 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Sisa emas disumbangkan oleh dojo lain.
Menurut Nahazai Meok dari keempat penyumbang medali tersebut, dua diantaranya berasal dari kelas pra pemula yakni Ni Putu Maharani Isa W (-25 kg), dan Made Meru Ikeda (30 kg). Sedangkan dua lagi berasal dari kelas pra pemula yakni, Komang Bintara Putra (52 kg), dan Wayan Sri Utari (40 kg). Keempatnya mendapat emas dari nomor Kumite. Nahazani Meok berharap, prestasi anak asuhnya bisa dilirik oleh Pengkab FORKI Badung. Mengingat, usia karatekanya masih muda-muda.
Sehingga bisa memiliki peluang untuk berprestasi lebih tinggi lain. “Harapan kami jelas, mereka bisa menjadi atlet andalan daerahnya. Tapi tentu saja jika usianya sudah memungkinkan,” tandas Meok saat ditemui di Kuta, kemarin (14/4). Meok menambahkan, Dojo yang didirikan sejak tahun 2003 tersebut sengaja menyasar turnamen-turnamen. Sedangkan untuk kejuaraan-kejuaraan lain diserahkan kepada atlet.
Dojo yang dilatih oleh Daniel dan Kamsil Sotjo serta di bawah asuhan pelatih PON Ardy Ganggas itu berharap kedepannya bisa menunjukkan prestasi lebih baik. Ditambahkan oleh Ardy Ganggas, pihaknya bersyukur atas prestasi Badung di kejurda KKI. “Semoga bisa dipertahankan lebih baik lagi,”tandas mantan karateka nasional itu. ( Radar Bali )





