Category Archives: Kliping Berita

Penghargaan Bagi Atlet dan Pelatih berprestasi

Pelatih & Atlet BerprestasiDi sela acara pembukaan Gashuku dan Ujian DAN Se- Bali dan Nusra Pengurus Provinsi Bali Kushin Ryu M Karatedo Indonesia memeberikan penghargaan bagi atlet dan pelatih yang berprestasi.

Penghargaan ini diberikan kepada Gustisa Wisnu sebagai atlet berprestasi pada O2SN peraih perak kata putra, Atlet lain yang juga diberikan piagam penghargaan diberkian kepada Aditya Putra Thama yang telah memperoleh medali emas kumite junior -76 Kg putra pada Piala Mendagri dan mendiknas yang berlangsung awal bulan agustus ini.

Sedangkan untuk pelatih Pengrov KKI Bali juga memberikan peiagam penghargaan kepada 3 orang pelatih diantaranya, Sempai Ariana (DAN IV) yang sebagai pelatih dari Gustisa Wisnu, Sempai AA. Udayana (DAN III) sebagai pelatih dari Aditya Putra Thama dan sempai Putu Chris Budhi Setyawan Sst.Par (DAN III) sebagai pelatih dan official yang telah sukses mengantarkan Aditya Putra sebagai juara 1 pada Piala Mendagri.

Menurut Sensei Ardy Ganggas yang merupakan Ketua Dewan Guru Bali dan Pusat Piagam Penghargaan ini diberikan agar lebih memotivasi  atlet dan pelatih yang lain untuk lebih giat latihan dan bagi pelatih tentunya akan memotivasi agar lebih semangat unutk mencetak atlet-atlet yang berprestasi yang mampu mengharumkan nama perguruan dan daerah.

Aditya Sumbang Emas Bagi FORKI BALI

Bersama PelatihSetelah hari ketiga kejuaraan berlangsung dan merupakan hari terakhir akhirnya FORKI Bali menambah koleksi medalinya. Dan tidak tanggung-tanggung lagi lewat atlet Aditya Putra Thama (perguruan KKI) yang bermain di kelas -76 Kg Putra Junior mampu menjadi yang terbaik di kelasnya setelah di partai final mengalahkan lawannya darai Jawa Barat.

Kemenagan ini disambut dengan suka cita oleh selurih Team FORKI Bali sekaligus membuktikan bahwa Bali masih diperhitungkan oleh daerah lain untuk cabang olah raga beladiri Karate ini.

Kemenangan Adit ( panggilan akrab Aditya) sekaligus membuat dia memperoleh tiket untuk ikut dalam Best Of The Best untuk memperubutkan Piala Mendagri. Jadi dalam Best Of the Best ini yang berhak turun hanya atlet yang mendapatkan juara 1 di kelas masing-masing.

Namun sayang Adit belum mampu mempersembahkan Piala Mendagri itu untuk masyarakat Bali. Menurut pelatihnya Chris Budhi yang mendampingi Adit saat Best of the best, Adit seperti kehilangan semangat bertanding padahal dari segi teknik dan fisik adit ga jauh beda dengan lawannya.

Semangat BUSHIDO saya lihat di adit tidak seperti waktu dia bermain di kelas sambung chris budhi.

TC KKI di Dojo PLN

DSCN1349Dibawah bimbingan dan pelatihan dari pelatih Sensei Ardy Ganggas dan sensei Ajus beberapa atlit yang akan turun di PORPROV 2009 ini, Walaupun atlit yang dikumpulkan ini nantinya akan dikembalikan ke daerah-daerah masing-masing yang mereka bela pada Porprov 2009 ini namun diharapkan kekompakan dan kebersamaan antar sesama karateka KKI khususnya mampu tetap terjaga.

Program latihan bersama ini memang sangat penting diadakan disamping itu mampu mengetahui peta kekuatan dan tentunya akan sangat mudah untuk menentukan strategi untuk perguruan KKI khususnya yang sudah kira-kira 3 kali pelaksanaan Porda ( sekarang di ganti Porprov) atau sekitar 8 tahun belakangan ini masih mendominasi.

Tentunya akan menjadi tantangan dan beban yang sangat berat bagi seluruh atlet yang berjuang pada porprov 2009 ini. Jadi disamping dia juga membawa beban bagi dirinya sendiri sebagai seorang atlet harus menjadi juara, atlet juga membawa beban nama daerah dan tentunya secara tidak langsung akan membawa nama perguruan yaitu KKI.

Sensei Ardy Ganggas dan juga sensei Ajus sudah secara tegas  mengatakan kita harus rebut kembali gelar juara umum secara keseluruhan dimanapun, mewakili apapun itu yang jelas kalian harus bawa ke puncak tertinggi nama perguruan kalian imbuh sensei Ardy Ganggas sambil menutup latihan ini dengan berpose bersama dan meneriakkan yel-yel ” HIDUP KKI …. HIDUP KKI….  KKI YES !!! “

POMDA BALI 2009

Perguruan Tinggi Se-Bali Ikut Terlibat
Singaraja, Bertempat di Kampus Tengah Universitas Pendidikan Ganesha, Undiksha Singaraja di gelar Pekan Olahraga Mahasiswa disingkat Pomda Pertama Se-Bali dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Bali.

Mengambil tema menumbuhkan budaya sportivitas, disiplin untuk meraih prestasi dan memperkuat rasa persatuan, Pekan Olah Raga mahasiswa Daerah Bali I, dibuka dengan pelepasan balon udara oleh Bupati Buleleng Putu Bagiada.
“Pomda yang baru pertama kali diadakan untuk kalangan perguruan tinggi negeri dan swasta di bali agar menjadi kalender tahunan dan dimanfaatkan untuk menjaring bibit-bibit atlit yang nantinya bisa berbicara di tingkat nasional maupun internasional. “ungkap Bupati Bagiada.

Rektor Undiksa DR I Nyoman Sudiana mengatakan pelaksanaan Pomda kali ini mempunyai nilai strategis dalam pembentukan insan intelektual serta mengasah kecerdasan koneksititas.

“Pomda yang mempunyai nilai strategis dalam pembentukan jati diri dan karakter mahasiswa sebagai bangsa indonesia yang berdaulat dan maju, serta memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan. “

“Kegiatan Pomda yang melibatkan sekitar 172 atlit dengan 9 cabang olah raga seperti atletik, sepak takraw, pencak silat, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, karate, renang, dan catur. “papar Ketua panitia Pomda I Putu Sriarta.

Pomda yang digelar pertama kali ini memperebutkan 94 medali emas untuk sembilan cabang olah raga yang dipertandingkan para atlit dan official.             ( Sumber : Berita Bali )

Dojo Gotong Royong Sumbang Medali Terbanyak

KKI Badung Juara Umum DEBES CUP I

KUTA – Tim Kushin Ryu Karate-Do Indonesia (KKI) Badung menunjukkan diri sebagai tim terbaik se-Bali. Itu mereka buktikan dengan berhasil menjuarai kejurda KKI Debes Cup I yang berlangsung pada 11-12 April lalu di Gedung I Ketut Maria Tabanan. Tim asal Kabupaten Keris ini menggondol medali terbanyak dengan 6 emas, 7 perak, dan 13 perunggu. Kejurda KKI mempertandingkan berbagai kelas.

Mulai dari pra pemula, usia dini, kadet, junior, dan senior baik Kata maupun Kumite. Hasil akhir, runner up diduduki oleh KKI Jembrana, dan ketiga tuan rumah KKI Tabanan. Keberhasilan Badung sendiri, adalah hasil sumbangsih empat dojo, yakni Dojo Harapan, Dojo Ungasan, Dojo Patriot, serta Dojo Gotong Royong. Dari keseluruhan, Dojo Gotong Royong menjadi penyumbang medali terbanyak. Karateka asal Dojo pimpinan Nahazai Meok ini menyumbang 4 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Sisa emas disumbangkan oleh dojo lain.

Menurut Nahazai Meok dari keempat penyumbang medali tersebut, dua diantaranya berasal dari kelas pra pemula yakni Ni Putu Maharani Isa W (-25 kg), dan Made Meru Ikeda (30 kg). Sedangkan dua lagi berasal dari kelas pra pemula yakni, Komang Bintara Putra (52 kg), dan Wayan Sri Utari (40 kg). Keempatnya mendapat emas dari nomor Kumite. Nahazani Meok berharap, prestasi anak asuhnya bisa dilirik oleh Pengkab FORKI Badung. Mengingat, usia karatekanya masih muda-muda.

Sehingga bisa memiliki peluang untuk berprestasi lebih tinggi lain. “Harapan kami jelas, mereka bisa menjadi atlet andalan daerahnya. Tapi tentu saja jika usianya sudah memungkinkan,” tandas Meok saat ditemui di Kuta, kemarin (14/4). Meok menambahkan, Dojo yang didirikan sejak tahun 2003 tersebut sengaja menyasar turnamen-turnamen. Sedangkan untuk kejuaraan-kejuaraan lain diserahkan kepada atlet.

Dojo yang dilatih oleh Daniel dan Kamsil Sotjo serta di bawah asuhan pelatih PON Ardy Ganggas itu berharap kedepannya bisa menunjukkan prestasi lebih baik. Ditambahkan oleh Ardy Ganggas, pihaknya bersyukur atas prestasi Badung di kejurda KKI. “Semoga bisa dipertahankan lebih baik lagi,”tandas mantan karateka nasional itu. ( Radar Bali )

KKI Siapkan Karateka ke Piala Mendagri

Denpasar (Bali Post) – Kejurda Kushin Ryu Karate-do Indonesia (KKI) akan digelar di gedung Mario Tabanan, 11-12 April mendatang. Tujuannya, untuk menyiapkan atlet guna berlaga pada kejurnas Piala Mendagri XIII/2009, di Lampung, Juli mendatang.

Ketua Dewan Guru KKI Bali Ardy Ganggas, Sabtu (4/4) kemarin mengemukakan, kejurda memperebutkan Piala Debes akan mempertandingkan mulai usia dini hingga senior. ‘Kami akan membatasi pesertanya,’ tuturnya.

Karena itu, tiap pengcab KKI diminta mengirimkan karateka terbaik di kelasnya. ‘Kalau pesertanya tidak dibatasi, kami khawatir pesertanya mencapai ribuan,’ ucapnya. Dengan pembatasan karateka yang berlaga, Ardy Ganggas memperkirakan atlet yang turun pada kejurda sekitar 400 karateka.

Sebagaimana tradisi di KKI, lanjut Ardy, nomor yang dipertandingkan mulai kumite, kata, dan jujitsu (bela diri diwarnai teknik bantingan). ‘Jujitsu hanya untuk kategori junior dan senior,’ jelas dia.

Dia berharap, para juara akan ditempa dan diterjunkan pada Kejurnas Piala Mendagri. ‘Tentunya kami mengirim atlet yang berpeluang meraih medali, sebab Piala Mendagri bergengsi dan melibatkan seluruh aliran dan perguruan,’ jelas dia.

Juara dunia karate beri pembekalan

Tuesday, 30 December 2008 09:00 WIB

Gashuku Sabuk Hitam KKI

YUSLAN KISRA WASPADA ONLINE

PANGANDARAN – 315 karateka sabuk hitam KKI (Kushinryu M Karatedo Indonesia) binaaan Cabang Kopo Bandung, Jawa Barat, mendapat pelatihan khusus dari juara dunia karate lima kali berturut-turut asal Jepang, Sawanori Matsuzaki, dalam Gashuku Sabuk Hitam KKI di Pantai Pangandaran, Ciamis, Jabar, 26-28 Desember.

Dalam kesempatan tersebut, Sawanori yang juga putra bungsu Presiden Kushin Ryu Soke Horyu Matsuzaki itu, memberikan pembekalan teknik-teknik kumite dan Jujitsu Kushin Ryu serta pemahaman menyeluruh mengenai spirit bushido yang harus tertanam dan dipegang teguh pelatih maupun atlet. “Aliran Kushin Ryu memiliki teknik beladiri yang sudah ada sejak 500 tahun lalu. Teknik-teknik ini harus mutlak dikuasai seorang Kushin Ryu. Di mana teknik tersebut tak bisa diubah-ubah karena sudah teruji para pendiri sejak ratusan tahun.

Inilah keunggulan aliran karate Kushin Ryu dengan karate lainnya,” ujarnya di hadapan ratusan peserta Gashuku. Gashuku ini sendiri digelar Dojo Kopo dengan tuan rumah Pengcab KKI Ciamis. Para sabuk hitam binaan dojo Kopo yang hadir, tersebar di sejumlah wilayah di Jabar, antara lain Dojo Ciamis, Pupuk Kujang, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Pangalengan, Arhanudri, Sanggar Indah, Purwakarta, Bekasi, Bogor dan Depok. Menurut Sawanori, kegiatan Gashuku ini sudah seharusnya menjadi kegiatan rutin dojo-dojo lainnya di Jabar. “Paling bagus dilakukan setiap tiga bulan sekali. Biar semua anggota bisa kompak,” katanya. Bagi para karateka sabuk hitam, kehadiran Sawanori menjadi momen yang luar biasa. Mengingat inilah pertama kalinya, Sawanori memberikan pelatihan kepada anggota KKI dalam sebuah kegiatan Gashuku sekaligus yang pertama di Indonesia.

Rencananya, tahun depan seusai menyelesaikan kuliahnya di Bandung, Sawanori akan kembali ke Jepang untuk mempersiapkan diri menjadi pewaris aliran Kushin Ryu. Ketua Umum Pengcab Ciamis Drs H Akasah MBA menyambut baik diadakan Gashuku di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran Sawanori diharapkan memberikan semangat baru dalam pengembangan KKI di Ciamis pada masa yang akan datang.

Hal senada dikatakan mantan Ketua Dewan Guru KKI yang juga salah satu pendiri Dojo Kopo, Sofyan Hamballi. “Ini kesempatan baik menggali ilmu beladiri karate dari Sensei Sawanori, apalagi beliau pewaris ilmu beladiri Kushin Ryu,” jelasnya.