Tag Archives: Arena ke Arena

Aditya Sumbang Emas Bagi FORKI BALI

Bersama PelatihSetelah hari ketiga kejuaraan berlangsung dan merupakan hari terakhir akhirnya FORKI Bali menambah koleksi medalinya. Dan tidak tanggung-tanggung lagi lewat atlet Aditya Putra Thama (perguruan KKI) yang bermain di kelas -76 Kg Putra Junior mampu menjadi yang terbaik di kelasnya setelah di partai final mengalahkan lawannya darai Jawa Barat.

Kemenagan ini disambut dengan suka cita oleh selurih Team FORKI Bali sekaligus membuktikan bahwa Bali masih diperhitungkan oleh daerah lain untuk cabang olah raga beladiri Karate ini.

Kemenangan Adit ( panggilan akrab Aditya) sekaligus membuat dia memperoleh tiket untuk ikut dalam Best Of The Best untuk memperubutkan Piala Mendagri. Jadi dalam Best Of the Best ini yang berhak turun hanya atlet yang mendapatkan juara 1 di kelas masing-masing.

Namun sayang Adit belum mampu mempersembahkan Piala Mendagri itu untuk masyarakat Bali. Menurut pelatihnya Chris Budhi yang mendampingi Adit saat Best of the best, Adit seperti kehilangan semangat bertanding padahal dari segi teknik dan fisik adit ga jauh beda dengan lawannya.

Semangat BUSHIDO saya lihat di adit tidak seperti waktu dia bermain di kelas sambung chris budhi.

Advertisements

TC KKI di Dojo PLN

DSCN1349Dibawah bimbingan dan pelatihan dari pelatih Sensei Ardy Ganggas dan sensei Ajus beberapa atlit yang akan turun di PORPROV 2009 ini, Walaupun atlit yang dikumpulkan ini nantinya akan dikembalikan ke daerah-daerah masing-masing yang mereka bela pada Porprov 2009 ini namun diharapkan kekompakan dan kebersamaan antar sesama karateka KKI khususnya mampu tetap terjaga.

Program latihan bersama ini memang sangat penting diadakan disamping itu mampu mengetahui peta kekuatan dan tentunya akan sangat mudah untuk menentukan strategi untuk perguruan KKI khususnya yang sudah kira-kira 3 kali pelaksanaan Porda ( sekarang di ganti Porprov) atau sekitar 8 tahun belakangan ini masih mendominasi.

Tentunya akan menjadi tantangan dan beban yang sangat berat bagi seluruh atlet yang berjuang pada porprov 2009 ini. Jadi disamping dia juga membawa beban bagi dirinya sendiri sebagai seorang atlet harus menjadi juara, atlet juga membawa beban nama daerah dan tentunya secara tidak langsung akan membawa nama perguruan yaitu KKI.

Sensei Ardy Ganggas dan juga sensei Ajus sudah secara tegas  mengatakan kita harus rebut kembali gelar juara umum secara keseluruhan dimanapun, mewakili apapun itu yang jelas kalian harus bawa ke puncak tertinggi nama perguruan kalian imbuh sensei Ardy Ganggas sambil menutup latihan ini dengan berpose bersama dan meneriakkan yel-yel ” HIDUP KKI …. HIDUP KKI….  KKI YES !!! “

Dojo Gotong Royong Sumbang Medali Terbanyak

KKI Badung Juara Umum DEBES CUP I

KUTA – Tim Kushin Ryu Karate-Do Indonesia (KKI) Badung menunjukkan diri sebagai tim terbaik se-Bali. Itu mereka buktikan dengan berhasil menjuarai kejurda KKI Debes Cup I yang berlangsung pada 11-12 April lalu di Gedung I Ketut Maria Tabanan. Tim asal Kabupaten Keris ini menggondol medali terbanyak dengan 6 emas, 7 perak, dan 13 perunggu. Kejurda KKI mempertandingkan berbagai kelas.

Mulai dari pra pemula, usia dini, kadet, junior, dan senior baik Kata maupun Kumite. Hasil akhir, runner up diduduki oleh KKI Jembrana, dan ketiga tuan rumah KKI Tabanan. Keberhasilan Badung sendiri, adalah hasil sumbangsih empat dojo, yakni Dojo Harapan, Dojo Ungasan, Dojo Patriot, serta Dojo Gotong Royong. Dari keseluruhan, Dojo Gotong Royong menjadi penyumbang medali terbanyak. Karateka asal Dojo pimpinan Nahazai Meok ini menyumbang 4 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Sisa emas disumbangkan oleh dojo lain.

Menurut Nahazai Meok dari keempat penyumbang medali tersebut, dua diantaranya berasal dari kelas pra pemula yakni Ni Putu Maharani Isa W (-25 kg), dan Made Meru Ikeda (30 kg). Sedangkan dua lagi berasal dari kelas pra pemula yakni, Komang Bintara Putra (52 kg), dan Wayan Sri Utari (40 kg). Keempatnya mendapat emas dari nomor Kumite. Nahazani Meok berharap, prestasi anak asuhnya bisa dilirik oleh Pengkab FORKI Badung. Mengingat, usia karatekanya masih muda-muda.

Sehingga bisa memiliki peluang untuk berprestasi lebih tinggi lain. “Harapan kami jelas, mereka bisa menjadi atlet andalan daerahnya. Tapi tentu saja jika usianya sudah memungkinkan,” tandas Meok saat ditemui di Kuta, kemarin (14/4). Meok menambahkan, Dojo yang didirikan sejak tahun 2003 tersebut sengaja menyasar turnamen-turnamen. Sedangkan untuk kejuaraan-kejuaraan lain diserahkan kepada atlet.

Dojo yang dilatih oleh Daniel dan Kamsil Sotjo serta di bawah asuhan pelatih PON Ardy Ganggas itu berharap kedepannya bisa menunjukkan prestasi lebih baik. Ditambahkan oleh Ardy Ganggas, pihaknya bersyukur atas prestasi Badung di kejurda KKI. “Semoga bisa dipertahankan lebih baik lagi,”tandas mantan karateka nasional itu. ( Radar Bali )

KKI Siapkan Karateka ke Piala Mendagri

Denpasar (Bali Post) – Kejurda Kushin Ryu Karate-do Indonesia (KKI) akan digelar di gedung Mario Tabanan, 11-12 April mendatang. Tujuannya, untuk menyiapkan atlet guna berlaga pada kejurnas Piala Mendagri XIII/2009, di Lampung, Juli mendatang.

Ketua Dewan Guru KKI Bali Ardy Ganggas, Sabtu (4/4) kemarin mengemukakan, kejurda memperebutkan Piala Debes akan mempertandingkan mulai usia dini hingga senior. ‘Kami akan membatasi pesertanya,’ tuturnya.

Karena itu, tiap pengcab KKI diminta mengirimkan karateka terbaik di kelasnya. ‘Kalau pesertanya tidak dibatasi, kami khawatir pesertanya mencapai ribuan,’ ucapnya. Dengan pembatasan karateka yang berlaga, Ardy Ganggas memperkirakan atlet yang turun pada kejurda sekitar 400 karateka.

Sebagaimana tradisi di KKI, lanjut Ardy, nomor yang dipertandingkan mulai kumite, kata, dan jujitsu (bela diri diwarnai teknik bantingan). ‘Jujitsu hanya untuk kategori junior dan senior,’ jelas dia.

Dia berharap, para juara akan ditempa dan diterjunkan pada Kejurnas Piala Mendagri. ‘Tentunya kami mengirim atlet yang berpeluang meraih medali, sebab Piala Mendagri bergengsi dan melibatkan seluruh aliran dan perguruan,’ jelas dia.